Rabu, 11 November 2015

" Sekolahku Taman Belajarku"

Awalnya aku bingung ingin mendaftar di sekolah mana. Saudaraku menyarankan untuk di SMK N 2 Sewon saja. Karena Penasaran, aku langsung menuju sekolah itu. WOW , ketika melihat skolah itu, aku langsung ingin bersekolah di SMK N 2 Sewon. Pada saat itu ada 3 Jurusan, yaitu Multimedia, DKV, dan Kriya Tekstil. Keinginanku langsung tertuju pada Multimedia. Why? Karena dari dulu saya tertarik pada komputer. Dulunya , sehari – hari aku didepan komputer, karena ada wifinya sih ^_^. Tapi walaupun aku selalu didepan komputer , aku tak lupa bersosialisasi pada teman. Nah, langung saja, tak berfikir panjang, aku langsung mendaftar di SMK N 2 Sewon jurusan Multimedia hehe. Saudaraku menemani aku untuk mendaftar di situ. Nah ini, pada saat pendaftaran aku terlalu khawatir karena sainganku terlalu banyak. Jika aku kalah saingan, ya tentu saja aku harus pindah di DKV. Aku mondar mandir karena gelisah. Singkat cerita, akhirnya aku diterima di jurusan Multimedia . Yeye, aku sangat senang pada saat itu. Akhirnya kenginanku terkabul. Aku jadi tidak malu bertemu orang tuaku yang sedang dirumah.Aku sangat gembira. Pertama aku masuk di SMK N 2 Sewon. Tentu saja, aku harus melewati masa menyebalkan yaitu masa “MOS”. Entahlah, tapi saat mos justru malah merasa gembira. Ada teman teman baru yang mengajakku cerita dengan aku merasa nyaman bercerita dengan mereka. Sekolahku sih gak terlalu bagus, tapi aku merasa nyaman di sekolah ini. Walaupun Mbak Mas OSISnya agak menyebalkan juga. Saat membingunkan itu ketika Mbak OSISnya memintaku membawa buah Machintos, Permen India, dan Minuman Kota. Aku sangat kebingunan dan akhirnya aku berhasil memecahkan teka teki itu dengan cara searching ^_^. Saat MOS berakhir, yaitu diakhiri dengan berbuka puasa. Karena pada saat mos itu terjadi pada bulan Ramadhan. Yeah, canda tawa aku habiskan bersama teman temanku. Teman temanku yang aku kenal mengaksyikan semua. Membuat hari – hari padaa saat MOS menjadi menyenangkan. Gurunya juga tidak galak, ya mungkin karena aku baru disitu jadi di ramahin . Malam itu, aku berfikir bisa memakai seragamputih abu – abu , karena aku tak menyangka umurku begitu cepat bertambah sehingga saat ini aku bisa mengenakan seragam putih abu – abu. Hari pertama aku mengenakan putih abu – abu. Aku serasa beda dengan diriku sendiri. Seragam yang aku nanti nantikan sejak dulu. Walaupun akan sulit nantinya pada saat pelajaran dimulai, aku SIAP menerima itu semua. Aku akan belajar dengan tekun disini , memperhatikan guru dan banyak bersosialisasi dengan teman untuk menambah ilmu dan pengalaman . Aku akan berusaha, yeah aku harus BISA

Rabu, 21 Oktober 2015

Resensi Novel "Better With You"



Judul Buku      : Better With You
Penulis             : Krisan Tania
Penerbit           : Senja
Tahun Terbit    : 2014
Tebal Halaman : 220 Halaman

            Fujiwara Shena dijuluki hikikomori, orang yang selalu menyendiri dan mengisolasi diri dari sekitarnya, oleh teman teman satu kampusnya karena julukan itu, Shena harus terima diperlakukan sebagai “pembantu” di klub musik yang diikutinya, padahal gadis itu ingin bisa bernyanyi dan bermain alat musik. Karena itu jugalah, Shena harus berurusan dengan Hiroshi Takuya untuk perlombaan madding antar klub yang diadakan dengan Hiroshi Takuya untuk perlombaan madding antar klub yang diadakan di universitas tempat ia menuntut ilmu di Departemen Keuangan Tokyo. Seluruh klub diminta seolah sedang mempromosikan diri dengan membuat madding menggunakan tema sesuai dengan jenis klub.
            Di saat keduanya semakin dekat, Ryuuji tunangan Shena yang sudah tiga tahun terbangun koma terbangun. Masalah demi masalah muncul di antara Takuya dan Shena. Mulai dari kecelakaan salah satu adik Shena hingga skandal yang timbul dalam karir Takuya. Masalah yang mengancam mereka untuk membunuh perasaaan mereka yang sebanarnya. Hadirnya Ryuuji ( kekasih Shena) dalam kehidupan Shena membuat Takuya kembali menjaga jarak. Mungkin Takuya memang jatuh hati, pada gadis yang salah. Kemegahan kota Tokyo dan nuansa romantis seakan tak berarti lagi di matanya.
            Akhirnya shena pusing memikirkan itu semua hingga ia jatuh sakit. Tetapi pada saat itu Mikoto (Bibi Shena) sudah berubah pikiran. Shena berhak memilih siapa orang yang dicintainya. Ryuuji pun juga akan menerima apapun keputusan Shena karena ia sudah merasa tidak dicintai lagi oleh Shena. Shena pun memilih Takuya dan ingin hidup bersama hingga nanti. Walaupun Shena hanya bertemu Takuya belum cukup lama, tetapi ia sudah sangat mencintai Takuya.

            Saya terkesan membaca novel ini. Alur novel ini cukup baik. Meski ada hal hal yang tidak cukup dikembangkan dalam keseluruhan buku ini. Deskripsi ceritanya terutama untuk latarnya sangat detail. Akan tetapi, karena saya ‘buta’ dengan kota Jepang, jujur saja agak sulit bagi saya umtuk membayangkan dengan sempurna mengenai deskripsi yang tertulis dalam novel tersebut. Tetapi saya terkesan membaca novel ini karena ceritanya menarik.